Dompu, Realitanya.Com– Pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Hu,u dikejutkan dengan peristiwa ambruknya plafon ruangan perpustakaan.
Ambruknya plafon sekolah yang berlokasi di Desa Sawe, Kecamatan Hu,u ini baru diketahui pada hari pertama masuk sekolah Senin (17/07/2023).
Pelaksana Harian Tugas (PLT) Kepsek) SDN 11 Dompu, Amiruddin S.Pd, menuturkan, kejadian ambruknya plafon sekolah saat masih dalam liburan sekolah. Perkiraan ini diperkuat dengan keterangan penjaga sekolah yang mendengarkan suara gemuruh di dalam ruangan itu.
Ruangan perpustakaan memang sudah lama tak difungsikan dan siswa-siswi tak diperbolehkan membaca di dalam ruangan itu, lantaran pihak sekolah sudah memprediksi bahwa plafon sekolah sudah terdapat tanda kerusakan. Gejalanya terlihat seperti triplek plafon yang sudah bergeser ke bawah. “Sejak ada tanda kerusakan pada plafon, sehingga siswa tidak diperkenankan untuk belajar di dalam ruangan perpustakaan untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan,”terangnya.
Amiruddin mengaku baru beberapa Minggu ditugaskan menjadi PLH Kepsek, untuk mengisi kekosongan jabatan setelah Kepsek devinitif St.Salmah S.Pd yang telah meninggal dunia. Meski demikian, pria yang merangkap sebagai Pengawas TK /SD ini mengaku sudah menghimpun data sekolah diantaranya soal pembangunan sarana perpustakaan itu tepatnya pada 2009 lalu.
Sarana perpustakaan menjadi kebutuhan yang sangat fital di sekolahnya. Sebab para siswa memanfaatkan sarana itu membaca buku untuk mengisi waktu yang kosong, sembari meminjam buku.
Namun semenjak perpustakaan tidak lagi difungsikan, siswa mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas di dalamnya.
Karena demikian, pihaknya akan segera melaporkan kerusakan yang menimpa perpustakaan itu Dikpora Dompu selaku pemerintah atasan.
Amiruddin berharap Dinas Dikpora segera memperbaiki perpustakaan tersebut agar para siswa bisa kembali memanfaatkannya untuk kegiatan membaca. (Qil)