Dompu,Realitanya.Com– Sejumlah anggota DPRD Dompu, Sekwan bersama OPD terkait menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah pangkalan gas LPG 3 kg bersubsidi Rabu (17/04/2024).
Unsur anggota DPRD Dompu diwakili, Muhamad Ikhsyan S.Sos dari Partai Nasdem, Suharlin ST dari partai PAN, dan Adi Lamo bersama Sekwan Dompu, Arif Hidayatullah SE.
Sementara OPD terkait Kepala Disperindag Ir.Armansyah M.SI, didampingi Kabid Pengawasan Perdagangan Pengendalian Industri dan Kabid Perdagangan. Sedangkan dari DPMPTSP dihadiri Sekretaris dan beberapa stafnya. Tak ketinggalan petugas PolPP juga turut serta mengamankan operasi tersebut.
Inspeksi ini berlangsung di Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja. Kegiatan tersebut digelar untuk mengecek langsung kondisi harga LPG di masing-masing pangkalan, menyusul adanya keresahan masyarakat terkait isu kenaikan harga LPG di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat yakni sebesar Rp.18.000 untuk LPG 3 kg.
Tim mulai menyisir pangkalan di Kelurahan Balisatu, Kelurahan Bada dan Kelurahan Potu serta di Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu. Setelah itu, inspeksi dilanjutkan terhadap beberapa pangkalan LPG di Kecamatan Woja.
Berdarkan informasi yang dirangkum, rata-rata gas bersubsidi dijual dengan harga di atas HET dan nilainya terbilang fantastis kepada masyarakat, mulai dari Rp. 20.000 hingga hingga Rp. 30.000/ 3 kg.
Kendati fakta penggelembungan harga LPG subsidi sudah ditemukan, namun tim inspeksi belum mengambil tindakan represiv secara langsung terhadap para pangkalan nakal.
Pihaknya masih harus mengambil langkah-langkah secara terstruktur untuk menentukan keputusan yang tepat agar para pangkalan tak lagi menaikan harga gas LPG secara sepihak di atas ketentuan HET. (Qil)