Dompu,Realitanya.Com– Fluktuasi harga kebutuhan pokok yang terus beranjak naik di pasar belakangan ini, berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, terutama yang ekonomi rentan.
Kondisi demikian, menjadi alasan lahirnya program Operasi Pasar (OP) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Dompu.
Kepala Disperdag melalui Kabid Perdagangan, Ewa Rendra Pahlawan ST, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan anggaran untuk pembiayaan program Operasi Pasar (OP) tahun 2024. “Dananya sebesar Rp 150 juta untuk kegiatan OP,’’jelasnya.
Menurutnya, OP bertujuan untuk menunjukan bentuk partisipasi pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat Dompu yang merasa tidak mampu membeli sejumlah barang kebutuhan pokok di pasar akibat harganya yang tinggi. “Maka dengan OP itu, masyarakat yang tadinya tidak mampu membeli, sehingga bisa membeli dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,’’katanya.
Tambahnya, OP biasanya dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri maupun pada momentum insidentil, “Misalnya terjadi kenaikan salah satu kebutuhan pokok seperti beras. Dengan dana itu dapat kita manfaatkan untuk menggelar OP beras murah. Dengan begitu, masyarakat masih bisa membeli beras dengan harga yang lebih murah,’’tuturnya.
Pihaknya juga tengah merencanakan tehnis pelaksanaan OP, serta mengkaji dari segi efektif dan evisien tempat diadakan kegiatan itu. “Nanti kita akan merencakan secara cermat apakah OP ini di pusatkan di Kecamatan Dompu atau ditiap – tiap kecamatan,’’pungkas. (Qil-Adv)