Dompu,Realitanya.Com– Gentingnya isu kelangkaan serta dugaan penggelembungan harga gas LPG 3 kg bersubsidi, hampir disemua pangkalan wilayah Kabupaten Dompu, membuat sejumlah anggota DPRD Dompu bersama beberapa pimpinan OPD diantaranya Kepala Disperindag Dompu dan jajarannya, kemudian Sekretaris Dinas DPMPTSP berikut jajarannya, menggelar rapat mendadak bertempat di ruangan kerja Sekwan Rabu pagi (17/04/2024).
Pantauan media ini, suasana rapat tampak serius. Ada banyak pembahasan menarik seputar gas LPG 3 kg yang kerapkali menjadi buah bibir warganet Media Sosial (Medsos) Facebook (FB) karena ulah nakal sejumlah pangkalan yang menggelembungkan harga dengan kisaran mulai Rp.20.000 sampai Rp.30.000 di atas Het Rp.18.000 yang ditetapkan Pemerintah.
Pembicaraan lebih mengerucut pada upaya para pihak yang terlibat dalam rapat itu agar mengecek langsung kondisi harga LPG yang dijual di pangkalan sebagai pembanding informasi yang dikeluhkan warga di Medsos serta membahas soal solusi penanganan agar masalah ini dapat terselesikan.
Tim pun sepakat untuk turun lapangan dengan agenda Inspeksi Mendadak (Sidak).
Sebanyak 3 orang Anggota DPRD Dompu yakni Muhammad Iksan S.Sos dari Nasdem, Suharlin ST dari partai PAN dan Adi Rahmat dari PPP, Sekwan DPRD Dompu, Arif Hidayatullah SE, Kepala Disperindag Ir. Armansyah M.Si, jajarannya serta Sekretaris DPMPTSP berikut jajarannya masing-masing menggunakan kendaraan dinas roda 4 menuju lokasi. Kegiatan itu mendapat pengawalan dari petugas PolPP agar berjalan aman dan terkendali.
Setelah mendatangi dan mengintrogasi sejumlah pemilik pangkalan gas bersubsidi resmi, di Kecamatan Dompu dan Woja, kemudian Sidak berakhir sekitar pukul 13.00 WITA. (Qil)